Kepercayaan yang Bisa Diukur, Bukan Sekadar Dijanjikan
Masalah paling umum di renovasi rumah bukan soal skill tukang — tapi soal ketidakjelasan. SCA mengunci empat hal ini di atas kertas, sejak hari pertama.
Kontrak Kerja Resmi
Setiap proyek diikat kontrak tertulis yang mengacu pada standar jasa konstruksi yang berlaku — mencakup ruang lingkup, nilai pekerjaan, jangka waktu, hingga tanggung jawab kegagalan bangunan. Bukan kesepakatan lisan yang gampang berubah di tengah jalan.
Termin Pembayaran Transparan
Skema pembayaran bertahap disepakati di awal dan dikaitkan dengan progres nyata di lapangan. Anda tahu persis kapan dan berapa yang dibayarkan di tiap tahap — tidak ada bayar penuh di muka, tidak ada tagihan mendadak.
Garansi & Masa Pemeliharaan
Sebagian pembayaran (retensi) ditahan sebagai jaminan sampai masa pemeliharaan selesai. Ini bukan bentuk kecurigaan — begitu masa pemeliharaan lewat tanpa masalah, retensi wajib dicairkan penuh sesuai jadwal.
Spesifikasi Material Terkunci
Merek dan tipe material yang dipakai tercatat di kontrak sejak awal. Tidak ada penggantian diam-diam ke kualitas lebih rendah demi menghemat biaya di tengah pengerjaan.
Sesuai Standar Jasa Konstruksi yang Berlaku
Kontrak kerja konstruksi SCA disusun mengacu pada unsur-unsur yang diatur dalam peraturan perundang-undangan jasa konstruksi — termasuk rumusan pekerjaan, hak dan kewajiban yang setara antara pemilik dan pelaksana, ketentuan wanprestasi, keadaan memaksa, hingga tanggung jawab atas kegagalan bangunan. Ini yang membedakan dokumen kerja SCA dari sekadar nota kesepahaman biasa.
Ingin lihat langsung contoh kontraknya?
Tim kami akan menjelaskan pasal demi pasal saat sesi konsultasi, sebelum Anda memutuskan apa pun.
Konsultasi Gratis